Sejarah Temanggung Kabupaten

July 28, 2009

Dengan meninggalnya Raden Tumenggung Danuningrat Bupati Magelang, maka untuk mengatasi kevakuman pemerintahan, Pemerintah Hindia Belanda dengan cepat berusaha mencari penggantinya. Mendiang Bupati Magelang meninggalkan seorang putra yang bernama Raden Mas Aryo Danukusumo. Ia telah berdinas pada Pemerintah Hindia Belanda sebagai Wakil Kolektur Penghasilan Negeri dan telah menikah dengan putri Bupati Pekalongan. Raden Mas Aryo Danukusumo mempunyai dua orang anak. Ia dikenal sebagai pribumi yang sangat berbudi bahasa dan betapapun masih muda usianya, namun telah banyak mengambil alih kecakapan-kecakapan dari orang tuanya. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan antara lain kecakapan yang dimilikinya, akhirnya Raden Mas Aryo Danukusumo ditunjuk menjadi Bupati sementara daerah Magelang.

Sedangkan untuk daerah Kabupaten Menoreh, Pemerintah Hindia Belanda menunjuk Raden Ngabei Joyo Negoro sebagai Bupati sementara Menoreh. Pada tahun 1827 Raden Mas Aryo telah resmi menjadi Bupati tetap di daerah Magelang sedangkan Raden Ngabei Joyo Negoro telah menjadi Bupati di daerah Menoreh. Meskipun demikian pejabat I masih berkedudukan di Magelang. Setelah pemberontakan Pangeran Diponegoro berakhir, Raden Ngabei Joyo Negoro tidak mau lagi berkedudukan di Parakan. Sebagai kedudukan yang baru, Bupati Menoreh telah memilih Temanggung.

Sementara itu distrik Menoreh sebenarnya sudah tidak merupakan Kabupaten Menoreh lagi, oleh karena itu telah lama digabungkan dengan wilayah Kabupaten Magelang. Dengan demikian nama Kabupaten Menoreh sebenarnya sudah tidak tepat lagi dengan memperhatikan bahwa ibukota Kabupaten Menoreh berada di Temanggung, tempat Bupati bertempat tinggal. Dalam suratnya tanggal 13 September 1834 Residen Kedu CC. Kartnan mengusulkan untuk mengganti nama Kabupaten Menoreh menjadi Kabupaten Temanggung. Pemerintah Hindia Belanda sendiri dengan sebuah resolusi yang dikeluarkan di Batavia ( Jakarta ) pada tanggal 10 Nopember 1834 akhirnya juga memberikan persetujuan yang sama : “Menetapkan bahwa Kabupaten Menoreh ( Karisidenan Kedu ) semenjak sekarang akan memakai nama dari nama ibukotanya sendiri yakni Temanggung, bahwa asisten residen Probolinggo dengan pegawai yang diperbantukan kepadanya akan dipindahkan kesana dan pada waktu yang tepat semenjak sekarang akan memakai nama asisten residen Temanggung.” Berdasarkan sumber sejarah yang autentik tersebut dapat ditentukan “Titi Mangsa” hari jadi Kabupaten Temanggung, yakni jatuh pada tanggal 10 Nopember 1834 bertepatan pada hari Senin Wage tanggal 9 Rejeb tahun Jumakir 1762.

INFO depdagri

17 Responses to “Sejarah Temanggung Kabupaten”

  1. syarif Says:

    tolong fotonya raden tumengung danuningrat 1 di muat

  2. temanggungcity Says:

    penulis akan membuat tulisan raden tumengung danuningrat spesial buat kamu tunggu yaa

  3. suroyo Says:

    tolong dong sekalian kultur masyarakat temanggung dan seni budayanya…makasih ya..

  4. antox Says:

    tmanggung kota klahiran q!!!!!!!!!!!

  5. nafia salimah Says:

    mas jgn cuma kota temanggungya ja,coba mas pergi kedaerah purwodadi n perkenalkan desa” kecil kami pada orang”.oya..saya dengar didesa tinebah jlamparng ada masjid wali tapi sayangnya gak da yg tau dan tidak terrawat dengan baik,bahkan warga yg mau membangun tidak mempunyai dana yg cukup.

  6. nafia salimah Says:

    kota temanggung indah dan pariwisatanya ada tapi sayangnya tidak ada yg memperkenalkan atau mempromosikan potensi pariwisatanya,dan tidak ada perawatan uy cukup.seandainya ada yg mempromosikan daerah pariwisata kita mungkin saja temanggung akan lebih baik lagi.kota kita yg indan nan asri,semogga saja dimasa mendatang akan lebih maju!

  7. yasin zarkasi Says:

    temanggung…tmpt klhirnku duh ku kngeen 10 thm lbh ku gk mudik,klo da anak dr ds giyanti cntak aku

  8. Mc Prawoto Says:

    sang raden ngabei pindah ke tmg mugkin krn takut mengingat banyak pejabat kaki tangan kompeni di hukum pati oleh pasukan diponegoro…parakan sarang pejuang

  9. temanggungcity Says:

    kalau dari sejarah perpindahan pemerintahan dari parakan ke temanggung di sebabkan wabah penyakit yg sulit di sembuhkan.

  10. herman Says:

    pnyakit apa jane?>????????

  11. Ixin Says:

    temangung itu di ambil dari nama apa…??? Apa tumenggung itu…????

  12. topengireng Says:

    salam kenal
    saya dari magelang, kota tetangga

  13. cah tlogo Says:

    hal hal kya gini perlu banget yar anak skarang pd tau temanggung dalam sejarah

  14. barjoe Says:

    temanggung bersenyum…..

  15. dhista putri Says:

    temanggung selalu di hati🙂

  16. di_di Says:

    aku arek suroboyo , tapi kok seneng banget sama Temanggung yoo ….. 2 kali ke sana ayem rasa nya ….sejuk

  17. DAVE DISIK Says:

    temanggung is my lafe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: