logo-temanggung
Arti Logo Kabupaten Temanggung

Logo atau Lambang Daerah Kabupaten Temanggung mempunyai makna simbolis yang tertuang pada desainnya.
Diharapkan untuk Kabupaten Temanggung akan menjadi seperti apa yang tersirat pada setiap makna yang terkandung pada lambang daerah tersebut.
Adapun arti dari masing-masing lambang dapat dilihat pada profil dibawah

Bentuk Perisai : Ketangguhan dalam menanggulangi segala kesulitan.

Segi Lima Didalamnya : Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia.

Segi Lima : Keagungan Tuhan yang mengandung arti bahwa rakyat Kabupaten Temanggung bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa.

Dua Gunung : Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

Nyala Api / Lidah Api : Semangat perjuangan Rakyat dalam mencapai cita-citanya-sedangkan jumlah delapan buah lidah api yang melukiskan pada masing-masing sisi sebagai peringatan bahwa terciptanya lambang in pada waktu DPRD-GR berusia satu windu (8 tahun).

Buah Padi berjumlah 17 butir, Rantai bermata 8 buag, Kapas berbunga 4 kuntum,

dan berdaun 5 helai : Mengingatkan saat Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Rantai : Jiwa dan kepribadian Rakyat Daerah Kabupaten Temanggung yang penuh solidaritas dan keputusan yang tidak terpatahkan

Padi, Kapas : Kemakmuran.

Panili, Kopi, Tembakau : Merupakan tanaman khas Daerah Kabupaten Temanggung melambangkan Kesejahteraan Daerah.

Sebuah Bambu Runcing : Perjuangan Rakyat Daerah Kabupaten Temanggung pada Waktu revolusi physik, khususnya terkenal bamboo runcing parakan

Warna Hijau : Kemakmuran.\

Warna Putih : Kesucian.

Warna Merah : Keberanian.

Warna kuning : Keagungan, Keluhuran dan Kejayaan.

Warna Kuning Emas : Kemuliaan.

Warna Biru : Ketenangan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.