Penangkapan Noordin M Top di kedu Temanggung Jawa Tengah
August 7, 2009
Suara tembakan terdengar berasal dari dalam rumah Rumah Mohzahri yang berada di Desa Beji, RT 01 RW 07, Kelurahan Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah.
Tiga orang diamankan secara bersamaan, yakni Hendra, 23, Aris, 33, dan Muhdaroni. Muhdaroni ketahui merupakan warga Dusun Siwur, Desa Karangtejo, Kedu.
Selain itu, polisi juga mengamankan Mohzahri, yang merupakan pemilik rumah itu. Hendra dan Aris merupakan keponakan Mohzahri, 70, pemilik rumah yang digerebek Densus 88 dan aparat kepolisian.
Rumah Mohzahri dikepung oleh tim Densus 88 dan aparat kepolisian sejak pukul 15.45 WIB dan sekitar pukul 16.00 WIB mulai terdengar tembakan sampai pukul 22.45 WIB.
Beredar informasi, rumah yang dikepung aparat keamanan itu dihuni Noordin M Top dan beberapa orang, namun belum bisa dipastikan kebenarannya. Hingga sekarang pengepungan masih dilakukan aparat dan ratusan penduduk yang berkerumun di lokasi kejadian dihalau hingga 300 meter dari rumah tersebut.
Meski sudah dikepung selama empat jam, teroris yang diduga jaringan Noor Din M. Top tak kunjung menyerah. Malah beberapa menit lalu terjadi baku tembak. Menurut saksi mata di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, pukul 21.50 orang-orang yang ada di dalam rumah yang dikepung menembaki polisi sebanyak tiga kali. Detasemen Khusus 88 Antiteror lalu membalasnya dengan tembakan sebanyak tujuh kali dan lima kali.
Sumber polisi menyebutkan satu orang dari rumah yang dikepung itu tertembak. Dia mengalami luka tembak di kaki. Namun, belum dipastikan apakah orang tersebut diamankan atau belum.
Demikian saksi mata yang diwawancari oleh stasiun televisi Metro TV. Rumah yang dikepung ini adalah rumah Moh Zahri. Rumah ini terpencil. Di dekatnya cuma ada persawahan dan bukit kecil. Karena adanya baku tembak itu, polisi mengosongkan daerah tersebut hingga daerah sejauh 500 meter.
Pasukan Densus 88 ini datang dengan tiga mobil dan beberapa sepeda motor. Hingga malam, mereka mengepung rumah tersebut. Lampu mobil dinyalakan untuk menerangi persawahan di sisi timur rumah Moh Zahri.
Aksi pengepungan ini sempat memunculkan isu bahwa Noor Din M. Top, dalang teror bom di Indonesia, ada di rumah itu. Stasiun TV Al Jazeera malah memberitakan bahwa lelaki mirip Noor Din telah tertangkap. Di rumah itu selama ini ada enam orang yang tinggal di sana, yakni Moh Zahri, istrinya, tiga orang cucunya dan istri Tatag, menantunya. Tetangga setempat tak tahu bahwa di rumah itu juga dihuni oleh lelaki yang mirip dengan Noor Din.
Densus 88 dikabarkan melakukan pengepungan rumah itu setelah mereka menangkap dua lelaki bernama Indra (35) dan Aris (38) di Pasar Parakan Temanggung, Jawa Tengah (Jateng). Kedua orang ini konon sepupu pria bernama Tatag, yang sudah ditangkap Densus 88 Mabes Polri 3 tahun lalu.
Menurut Ketua RW setempat, Moh Khoil, Moh Zahri adalah sehari-hari bekerja sebagai petani dan guru SMP swasta di daerah itu. Moh Zahri telah tinggal di rumah itu sejak enam tahun lalu.
Rumah yang digerebek Densus 88 Mabes Polri di Kedu Temanggung, diduga dihuni oleh kelompok Teroris Noordin M. Top. Selain Noordin M Top, di rumah itu diduga ada murid Dr. Azahari, yang piawai merakit bom, bernama Reno alias Tedy, alias Mubarok.
info dari berbagai media
Temanggung Jadul (Tanam Paksa th 1831)
May 5, 2009
Gubernur Jendral Hindia Belanda Van Den Bosch pada 1831 menerapkan Tanam Paksa di masyarakat Kedu (Magelang dan Temanggung).
Dana perang
Penerapan kebijakan eksplotatif ini merupakan strategi Belanda untuk mendapatkan dana setelah kas mereka habis terkuras oleh Perang Jawa. Seluruh Jawa, termasuk dataran lembar subur di antara Merapi-Sumbing-Sindoro tak luput dari eksploitasi ini.
Kedu yang sedari Mataram Kuno merupakan penghasil beras diperas habis. Eksploitasi lain juga terjadi pada pertanian tembakau—yang merupakan komoditi utama Kedu.
Belanda membangun
Untuk mendukung perdagangan kopi dan hasil bumi lain, Belanda membuat sarana-sarana pendukung. Pada 1835, Belanda mendirikan penjanggolan (terminal) angkutan orang dan barang. Ada 11 pejanggolan yang didirikan. Seluruh pejanggolan dilengkapi 57 ekor kuda dan 295 orang kuli angkut. Stanplat ini tersebar di Temanggung dan Magelang. Dengan keberadaan pejanggolan ini semakin mudah bagi Belanda untuk melakukan distribusi barang. Tapi bagi rakyat Kedu, pejanggolan justru makin menambah beban.
Bupati Temanggung
Ketika pejanggolan ini didirikan, Temanggung baru saja setahun berdiri sebagai Kabupaten. Bupatinya, Raden Tumenggung Aryo Djojo Negoro, anak Raden Soemodilogo yang memimpin Temanggung sejak 1834-1848. Bupati baru ini seperti tak berdaya ketika Belanda mengerahkan seluruh tenaga rakyat Temanggung untuk membuat pelbagai sarana pendukung perdagangan. Masyarakat Temanggung saat itu tak hanya dibebani dengan kerja rodi tapi juga pajak.
Pejengkolan
Setahun berikutnya setelah pembangunan pejanggolan, pada 1836 Belanda membangun sarana pos di Kedu. Kereta pos dan juga pos dibangun di ibukota Temanggung dan Magelang. Namun, tetap saja, tenaga pengiriman pos ini mengerahkan tenaga rakyat.
Beban penerapan kerja rodi, pemungutan pajak, dan juga tanam paksa kepada masyarakat ini kian bertambah manakala pada 1845 Temanggung dilanda tifus. Kondisi fisik yang buruk akibat seluruh tenaga dikerahkan untuk kepentingan Belanda menyebabkan banyak penduduk mudah terserang penyakit. Bencana ini pun menjangkiti Temanggung dan sekitarnya selama hampir 3 tahun. Akibat wabah tifus ini menyebabkan kurang lebih 47.931 orang meninggal. Akibat bencana ini pula banyak penduduk yang meninggalkan Temanggung.
Pembuatan Benteng
Namun mengetahui bencana ini Belanda menutup mata. Bahkan Belanda masih mengerahkan tenaga rakyat dalam pembuatan benteng Willem I di Ambarawa. Mengetahui bencana ini, pada 1847, Bupati Temanggung, Raden Tumenggung Hollan Sumodilogo terang-terangan menyatakan keberatannya atas pengerahan pekerja untuk membuat benteng di Ambarawa yang dilakukan Belanda. Keberatan ini disampaikan kepada kolonial sebab rakyat Temanggung banyak yang mati dalam pengerahan pekerjaan berat tersebut.
Belanda tetap tak peduli dengan seruan Bupati Temanggung. Belanda bahkan menambahi beban rakyat dengan pembangunan jembatan Progo. Pembangunan jembatan yang mengggunakan kayu jati ini dimulai pada 1847 dan baru selesai pada 1853. Pembangunan jembatan yang cukup lama ini dikarenakan wilayah Temanggung tak banyak menyediakan lahan jati. Untuk itu, rakyat dikerahkan untuk mengusung kayu jati di luar Temanggung yang jaraknya berkilo-kilo sampai ke tempat jembatan akan dibangun. Bersamaan dengan pembangunan jembatan Progo ini, sebagian rakyat Temanggung yang lain dilibatkan dalam pembangunan jembatan Krasak, perbatasan Kedu dan Yogyakarta.
Pertanian
Sedangkan di bidang pertanian, Belanda terus menggenjot hasil kopi dan hasil sawah di Temanggung. Tapi lagi-lagi Belanda berlaku curang. Belanda mengembalikan lahan tegal yang tak lagi subur kepada rakyat pada 1854. Pohon-pohon kopi yang tak lagi berbuah ditebang oleh perintah Belanda dan setelah itu lahan baru diserahkan kepada rakyat untuk ditanami bahan pangan. Curangnya lagi, Belanda tetap meminta hasil panen tanaman pangan ini.
Hasil pertanian sawah pun coba diperas hasilnya. Untuk lebih menggejot hasil sawah ini, pada 1869. Asisten Residen Kedu, I.W. van Rijk memerintahkan membuat bendungan di Kali Kuwas Temanggung dengan mengerahkan tenaga rakyat. Akibat pembuatan bendungan kali kuwas ini tenaga rakyat semakin habis terkuras. Mereka tak sanggup lagi menggarap lahan pertanian mereka. Akibatnya lahan pertanian terbengkelai. Kebijakan nekat Assisten Residen yang justru menyebabkan hasil pertanian menjadi merosot ini tidak disetujui oleh Gubernur Jendral Belanda, Pieter Meijer. Pieter Meijer akhirnya memberhentikan van Rijk dari jabatan Assisten Residen Kedu di tahun yang sama.
Jalan
Setahun setelah proyek gagal itu, Belanda mengalihkan pada proyek pembuatan jalan. Jalan-jalan yang menghubungkan daerah-daerah penghasil hasil bumi seperti Muntung, Kaloran, dan Parakan diperbaiki pada 1870. Pada tahun ini jalan-jalan yang sebelumnya hanya bias dilewati kuda, kemudian, diperlebar dan diperkeras dengan batu dan kerikil selebar 2 meter. Sedangkan jalan Pos–jalan patroli militer Belanda–seperti di Pingit yang menghubungkan Ambarawa dan Magelang diperlebar menjadi 6 meter.
Pembangunan jalan ini, sebenarnya, dimaksudkan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan militer Belanda. Rakyat dilibatkan penuh dalam pembuatan jalan ini. Mereka tak hanya mengambil batu dan menatanya tapi juga dilibatkan dalam pemaprasan bukit seperti yang terjadi di Pingit. Pekerjaan tersebut semakin berat karena Belanda tak menyediakan bantuan alat. Sebagai mandor pembangunan ini adalah para demang yang mereka tak terlibat sama sekali dalam kerja keras ini.
Kerja Rodi di hapus
Setelah Belanda menilai pembangunan-pembangunan cukup mendukung perdangan dan militer mereka, kebijakan lebih diperlunak. Pada 1882 sebagian Kerja wajib umum dihapuskan. Rakyat tak lagi dilibatkan secara penuh dalam pembangunan. Namun mereka tetap dikenai kewajiban memelihara bangunan-bangunan tadi. Kebijakan ini semakin lunak mana kala pada 1887 seluruh kerja rodi itu dihapus. Semenjak itu Belanda menyerahkan segala pekerjaan pembangunan pada perusahaan-perusahaan swasta seperti pembangunan jalur rel kereta api Yogyakarta-Magelang-Temanggung-Parakan yang dikerjakan oleh NIS (Nederland Indische Spoorweg) pada th 1905.
Kerja rodi lagi
Meski pekerjaan rodi dihapus, pada th 1890 Belanda membuat kebijakan lain dengan mengirimkan tenaga kerja ke Suriname, Negara jajahan Belanda di benua Amerika. Pada tahun ini sekitar 32.986 orang dari Jawa dibawa ke Suriname. Temanggung pun tak luput dari pengiriman ini. Sedikitnya 300 orang Temanggung dibawa ke Suriname untuk bekerja di perkebunan. Rata-rata tenaga kerja dari Temanggung ini perempuan, mereka membawa anak beserta keluarga mereka.
Judul : Eksploitasi Kolonial Abad XIX, Kerja Wajib di Karisidenan Kedu 1800-1890.
Pengarang : A.M. Djuliati Suroyo
Tahun Terbit : 2000
Hasil Rekapitulasi KPU Temanggung
April 28, 2009
tanggal 16 April 2009 sampai dengan 18 April 2009 bertempat di Pendopo Pengayoman, Rapat Pleno Terbuka Dalam Rangka Rekapitulasi Penghitungan Suara ditutup oleh Drs, Sujatmiko selaku Ketua KPU tepat pukul 17.00 Wib.
Ketua KPU Temanggung, Drs. Sujatmiko memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penyelenggara dari KPPS, PPS dan PPK atas kerja keras selama melaksanakan Pemilu 9 April 2009 di mana telah menunjukkan dedikasinya dengan bekerja secara terus menerus Demikian pula, ketika proses rekapitulasi di PPK semua penyelenggara telah bekerja secara maraton yang dimulai dari pagi dan berakhir sampai dengan pagi dinihari lagi hari berikutnya. Tanpa kerja keras dari mereka, Pemilu kali ini tidak akan berlangsung dengan sukses
Dari penghitungan akhir sementara sebanyak sepuluh partai mendapatkan kursi DPRD yang berjumlah 45 kursi yakni
Partai Hanura 3 kursi, Partai Gerindra 3 kursi, Partai PKS 1 kursi, Partai PAN 7 kursi, PartaiPKB 6 kursi, Partai Golkar 6 kursi, PPP 5 kursi, PDIP 7 kursi, Demokrat 5 kursi dan PKNU 2 kursi.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil unggul dengan jumlah 64.233 suara urutan nomor dua diperoleh Partai Golkar dengan 49.540 suara. Sedangkan PAN diurutan nomor tiga dengan perolehan 48.819 suara namun perolehan kursinya lebih banyak dari Partai Golkar yaitu 7 kursi. Perolehan suara lainnya Partai Demokrat 42.448 suara, PPP 41.528 suara, PKB 41.243 suara, PKNU 25.141 suara, Hanura 23.921 suara, PKS 21.457 suara dan Gerindra 19.020 suara.
Persaingan ketat terjadi di Daerah Pemilihan (Dapel) 1 untuk Kecamatan Temanggung, Tembarak, Selopampang, dan Tlogomulyo. Sembilan kursi dibagi habis oleh sembilan partai kecuali Partai Hanura. Sedangkan di Dapel 2 dan 3, PAN memperoleh masing-masing dua kursi. PDIP memperoleh dua kursi di Dapel 2 dan Demokrat memperoleh dua kursi di Dapel 4.
Jika dibandingkan dengan perolehan jumlah kursi pada pemilu tahun 2004, maka Partai Golkar kehilangan 5 kursi, PDIP kehilangan 2 kursi, PPP kehilangan 1 kursi, PKS kehilangan 3 kursi. Dua partai yakni PAN menambah 2 kursi dan Demokrat menambah 4 kursi. Sedangkan PKB tetap pada 6 kursi. Tiga Partai baru akan memperoleh kursi di DPRD yakni Partai Hanura, Partai Gerindra dan PKNU.
Menurut Sekretaris KPUD Temanggung, Drs. Witarso SP, penghitungan sebelumnya telah dilakukan di masing-masing PPK selama 5 hari. Selanjutnya hasil rekapitulasi di PPK dilanjutkan di tingkat KPU yang berakhir pada tanggal 18 April lalu. Selama penghitungan tidak ada kendala yang berarti yang ditunjukkan dengan ditandatanganinya hasil rekapitulasi oleh semua saksi-saksi dari partai politik.
info kputemanggung
Rapelan PNS Temanggung
April 27, 2009
Disebutkan sesuai dengan surat Bupati yang ditandatangani Bendahara Umum Daerah Nomor 900/03544 tanggal 13 Desember 2008 tentang pembayaran rapel gaji.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pembayaran rapel gaji mulai tahun 2009 akan dibayarkan dalam tiga kali setiap tahunnya yaitu pada bulan Pebruari, Juni dan Oktober.
Pembayaran pada bulan Pebruari untuk rapel bulan Oktober sampai dengan bulan Desember tahun sebelumnya. Pembayaran bulan Juni untuk rapel bulan januari sampai dengan bulan Mei tahun berjalan. Dan pembayaran bulan Oktober untuk rapel bulan Juni sampai dengan bulan September tahun berjalan.
Rapel gaji dalam surat tersebut meliputi kenaikan gaji pokok, kenaikan pangkat, kenaikan jabatan, kenaikan gaji berkala, uang duka, dan lain-lain. Surat tersebut sudah diedarkan ke semua SKPD se Kabupaten Temanggung pada awal tahun 2009 yang lalu.
info temanggungkab.go.id
Virus flu babi (swine flu)
April 27, 2009
Negara Meksiko yang paling parah dilanda wabah flu babi ini, pemerintah negeri itu mengeluarkan imbauan bagi warganya untuk tidak berciuman, meski hanya cium pipi
Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa tips.
Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
Jika Anda sakit flu, CDC menyarankan Anda untuk tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.
Kanada menjadi negara terbaru yang memastikan kasus virus ini terdapat dalam tubuh manusia. Setelah sebanyak 20 orang mati di Meksiko akibat virus ini, dan 20 kasus yang tidak mematikan ditemukan di Amerika Serikat.
Kasus-kasus yang tercatat di Kanada itu, terjadi di dua lokasi yang saling berjauhan. Yaitu dua kasus di British Colombia di Kanada Barat, dan empat kasus di Provinsi Nova Scotia di bagian Atlantik.
121 TENAGA HONORER KABUPATEN TEMANGGUNG MENERIMA SK CPNS
March 31, 2009
Dalam rangka tindak lanjut dari PP No. 43 Tahun 2007 tentang perubahan atas PP 48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi CPNS. Formasi Tahun 2008 dari BKN mengangkat Calon Pegawai Negeri Sipil sejumlah 133 orang dari tenaga Honorer dari Tenaga Administrasi lain.
Dari 133 orang untuk formasi tambahan tahun 2008 dengan perincian 9 orang golongan III, 34 orang golongan II dan 90 orang golongan I. Akan tetapi sampai saat ini yang telah mendapatkan persetujuan NIPnya baru sejumlah 121 orang dengan rincian 9 orang golongan III, 30 orang golongan II dan 82 orang golongan I, dan 12 orang masih dalam proses di BKN yang disebabkan berbagai macam permasalah dan telah dicukupi kekurangan berkasnya.
Dalam sambutanya di Graha Bhumi Phala Senin (30/3) Bupati Temanggung Drs. H. Hasyim Afandi menyampaikan bahwa pengadaan dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Daerah merupakan suatu hal yang wajar sebagai konsekuensi dari proses mutasi PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Mutasi yang dimaksud adalah adanya PNS yang telah dan akan memasuki masa purna tugas/pensiun.
Selanjutnya berpesan bahwa syukur memang sangat ringan untuk diucapkan namun sebenarnya syukur akan sangat baik bila diwujudkan, wujud syukur yang baik adalah ketika menyadari dan mampu melaksanakan tugas pekerjaan dengan penuh rasa tanggungjawab yang dilandasi keiklasan. Pengangkatan dari tenaga honorer menadi CPNS diharapkan menjadi motifator dalam melaksanakan tugas, tandasnya.
Calon Pegawai Negeri Sipil sebelum menjadi Pegawai negeri sipil masih melalui masa percobaan sekurang-kurangnya 1 tahun dan selama-lamanya 2 tahun. Dalam masa ini CPNS akan dinilai persyaratan, kecakapan, sikap dan perilakunya. Jadi pada masa tersebut CPNS bisa di berhentikan dan tidak dapat diangkat menjadi PNS kalau persyaratan tidak dapat dipenuhi.
Info www.temanggungkab.go.id
KONVERSI MINYAK KE GAS
March 10, 2009
Pada awal peluncuran program konvesi minyak tanah ke LPG oleh pemerintah banyakwaga masyarkat yang menolak dengan berbagai alasan. Namun setelah dilakukan sosialisasi secara intensif akhirnya dapat diterima, karena sesungguhnya memakai gas LPG lebih, hemat, aman dan bersih.
Hal itu ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Purnomo Yusgiantoro ketika memberikan sambutan pada acara Pencanangan Percepatan Program Konversi minyak Tanah ke Gas LPG di Kabupaten Temanggung Jum’at kemarin (6/3). Pencanangan berlangsung di Pendopo Pengayoman komplek rumah dinas bupati, ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket perdana kompor dan gas elpiji kepada perwakilan warga penerima disaksikan pejabat terkait.
“Pada saat awal program konversi minyah tanah ke gas LPG diluncurkan tahun 2007, mendapat penolakan keras dari warga masyarakat dengan alasan tidak efektif dan efisien serta tidak aman karena bisa meledak. Akan tetapi setelah melalui sosialisasi secara berkesinambungan akhirnya masyarakat bisa menerima , bahkan sekarang permintaan akan gas LPG terus bertambah” tandas menteri
Menurutnya, kebijakan pemerintah tentang program konversi minyak tanah ke gas LPG ( dibaca elpiji ) dimaksudkan untuk mengurangi beban subsidi minyak tanah sehingga tidak memberatkan APBN. Memakai gas LPG lanjut dia pada dasarnya lebih hemat, aman dan bersih , karena panasnya lebih cepat dan tidak berjelaga sehingga peralatan memasak tidak kotor.
Diutarakan, dengan adanya program tersebut direncanakan pada akhirnya nanti dapat menghemat anggaran sebesar Rp.20 triliun dalam satu tahun anggaran. Penghematan anggaran sangat besar artinya karena bisa dimanfaatkan untuk biaya kegiatan lain guna menunjang kesejahteraan masyarakat .
“ Pencanangan konversi minyak tanah ke gas LPG akan terus dilakukan hingga menyeluruh kepenjuru Nusantara. Hal yang paling penting setelah pencanangan mesti ditindak lanjuti dengan sosialisasi kepada masyarakat agar paham sehinga tidak ragu untuk memakai gas LPG guna keperluan memasak sehari-hari” pintanya.
Sementaraitu deputi direktur pemasaran Pertamina Hanung Budya menjelaskan, tujuan konversi minyak tanah ke LPG untuk mengurangi beban subsidi pemerintah terhadap minyak tanah karena mensubsidi LPG jauh lebih hemat dan lebih tepat sasaran. Target Nasional program konversi lanjut dia yakni melakukan pembagian paket perdana konversi untuk 43 juta Kepala Keluarga dan menarik minyak tanah 8 juta Kilo Liter pertahun. Disamping itu menyalurkan LPG 3 kg sebagai pengganti minyak tanah sebanyak 3,5 juta Kilo Liter pertahun
“ Melalui program konversi ini dapat menghemat subsidi Rp.20 triliun yang diperoleh dari selisih subsidi minyak tanah ke LPG sebesar Rp.2.300 per liter. Di Jawa Tengah jumlah warga penerima bantuan paket perdana konversi mencapai 8,3 juta yang sampai saat ini sudah tercapai 3,3 juta tersebar di 18 kota /kabupaten” ujarnya.
Dia menambahkan, pada tahun 2009 ini target distribusi paket perdana di Jawa tengah sebanyak 5,7 juta paket untuk 22 Kota dan Kabupaten yang belum terkonversi sebelumnya. Dengan demikian pada aakhir tahun 2009 seluruh wilayah Jawa tengah sudah terkonversi. Khusus untuk Kabupaten Temanggung implementasi konnversi minyak tanah ke LPG 3 kg, distribusi paket pedana ditargetkan sebanyak 190.000 paket yang secara efektif akan dilaksanakan Mei mendatang
Info www.temanggungkab.go.id
Tulisan ini bisa di lihat di disini
Kuda Lumping
March 10, 2009
Kuda lumping Temanggungan ini menarik karena orangnya berkepala reog jadi kelihatan sangar
dan tarian ini bisa di lihat di setiap desa di kabupaten pada acara-acara pernikahan sampai acara keagamaan misalnya maulid nabi.



Bakso Pikatan
March 10, 2009

Bakso Pikat Roso
yang membedakan adalah rasanya yang khas dengan potongan tahu bakso, mie dan acar. yang pasti harus di coba
Lokasi : jalan pikatan arah tembarak
Harga :Rp.7000,-





email biantoro1978@gmail.com

