Pendaftaran CPNS Temanggung

October 26, 2009

PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH DARI PELAMAR UMUM
PEMERINTAH KABUPATEN TEMANGGUNG
FORMASI TAHUN 2009

NOMOR Nomor : 811 / 4077 Tanggal 26 Oktober 2009

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Jawa Tengah akan
menyelenggarakan seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah dari Pelamar Umum
untuk formasi tahun 2009, yang pelaksanaannya secara serentak.
Formasi yang tersedia/lowong, ketentuan lebih rinci dan ketentuan lain sehubungan
dengan proses pengadaan CPNSD Tahun 2009 dapat dilihat di Papan Pengumuman Pemerintah
Provinsi/Kabupaten/Kota masing-masing.

Pendaftaran dapat dilaksanakan hanya dengan memilih 1 (satu) cara dari 2 (dua) cara yang
disediakan, yaitu :

a. Pendaftaran secara On Line

Pendaftaran menggunakan media Internet (on line registration) pada tanggal 30 Oktober
pukul 00.00 s.d 9 Nopember 2009 pukul 24.00 WIB melalui
http://www.cpns.jatengprov.go.id dengan cara mengisi biodata serta mencetak formulir
Pendaftaran kemudian mengirimkan formulir Pendaftaran dan berkas persyaratan melalui
jasa POS, setelah pendaftaran on line dilakukan.

b. Pendaftaran melalui Jasa POS

Langsung mengirim berkas pendaftaran kepada Panitia Pengadaan Provinsi/Kabupaten/Kota
pada tanggal 30 Oktober s/d 9 Nopember 2009

UNTUK MELIHAT BROSUR PENGUMUMAN BISA DOWNLOAD DI SINI
DOWNLOAD

Nama saya Noordin M. Top.., kata Noordin seperti ditirukan reporter televisi itu, setelah polisi anti teror dari Detasemen Khusus 88 mengimbau orang di dalam rumah untuk menyerah dan meminta mengungkapkan jati dirinya.

Densus 88 memberondong rumah persembunyian teroris paling dicari di Asia Tenggara ini, dari segala arah rumah milik Muhjuhri di RT 01/RW 07 Dukuh Beji Desa Kedu, Kabupten Temanggung yang diduga sebagai persembunyian Noordin M Top.

Suara tembakan seperti yang terjadi pada Jumat (7/8) juga terjadi pada Sabtu pagi.

Selain suara tembakan juga terjadi suara ledakan keras beberapa kali. Suara ledakan keras pertama terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di bagian depan rumah, kemudian ledakan kedua terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di sisi barat bagian selatan rumah Muhjuhri.

Setelah itu disusul tembakan dari tim Densus dari atas bukit. Ledakan keras kembali terjadi sekitar pukul 07.17 WIB. Meskipun terjadi ledakan keras dan tembakan dari Densus, tetapi tidak ada tanda-tanda tembakan balasan dari dalam rumah.

Masyarakat terlihat menyaksikan adegan tersebut di halaman samping Masjid Darussalam dan sepanjang jalan menuju rumah Muhjuhdi dari jarak sekitar 200 meter arah timur.

Aktivitas belajar mengajar SD Negeri Kedu III yang tidak jauh dari lokasi tersebut diliburkan karena masuk dalam ring I pengepungan Densus 88

info antara

eorang anak kecil diduga masih berada di dalam rumah persembunyian gembong teroris yang paling dicari di Indonesia, Noordin M Top, di Temanggung, Sabtu.

Siaran langsung Metro TV dari rumah persembunyian itu, Sabtu, tidak menjelaskan bagaimana kondisi anak kecil tersebut. Reporter TV tersebut hanya menduga anak tersebut menjadi sandera Noordin M Top.

Sebelumnya terdengar dari dalam rumah teriakan “Nama saya Noodin M Top …” ketika aparat Densus 88 meminta penghuni rumah untuk menyerah dan menyebut jati diri penghuni.

Rentetan tembakan dari Densus 88 terus terdengar dalam 30 menit ini. Meski demikian aparat belum menyerbu masuk ke dalam rumah milik Muhjuhri tersebut.

Noordin dilaporkan bersembunyi di kamar mandi dengan bom membalut dirinya

info Antara

Menjelang bulan Ramadhan Tradisi Nyadran masih rmelekat di Desa – desa di Kabupaten Temanggung. Nyadran atau sadranan adalah tradisi Jawa Islam untuk ziarah makam para leluhur pada bulan penting yaitu Sya’ban atau Ruwah.

Ada yang menarik dalam prosesi Nyadran ini yaitu setiap keluarga dalam Desa atau Dusun membawa Kenduri yang berisi Ayam Ingkung (ayam yang dimasak untuh ) dan jajan pasar seperti apem dan ketan dan nasi tumpeng (nasi dibuat kerucut diatas daun pisang) semuanya di bawa di masjid Dusun setempat.

setelah Makanan terkumpul Mbah Kaum atau kyai Desa membacakan doa untuk para leluhur Desa setempat dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Setelah Doa selesai makanan dibagikan kepada kepada masyarakat yang hadir dalam prosesi itu , yang menarik berebut Kenduri dan sisa makanan di bawa pulang kembali dan di makan keluarga masing-masing di rumah, biasanya mereka berganti makanan dengan tukar menukar jajanan.

Setelah itu prosesi selanjutnya adalah ziarah kubur pada makam leluhur dan Keluarga.
Budaya ini masih Lestari di Kabupaten Temanggung saat ini dan mungkin sampai akan datang.

TELOGOMULYO_TEMANGGUNG
Foto ini pada pukul 4.30 sore hari cuaca kurang cerah kota temanggung berawan

Melihat Kota Temanggung secara nyata ternyata sangat mudah buat para wisatawan yang sedang berkunjung di Kota Temanggung bersenyum, anda tinggal menuju ke Kecamatan Tlogomulyo dan naik sampai depan SMP 2 Tlogomulyo ada tanah lapang yang posisinya paling tinggi untuk melihat pemandangan kota temanggung dari atas, angin yang sejuk dan pemandangan pegunungan yang menarik.
Anda juga bisa melihat gunung merapi, gunung merbabu dari puncak tlogomulyo.
Perjalanan hanya setengah jam dari kota temanggung dan jalanan sudah beraspal sampai puncak.

sayang pemerintah daerah kabupaten temanggung belum melihat ini sebagai tujuan wisata karena belum ada Gardu Pandang atau Bangunan yang menandakan puncak tlogo mulyo adalah tempat wisata (saat ini tempat itu benar-benar alami)

logo-temanggung
Arti Logo Kabupaten Temanggung

Logo atau Lambang Daerah Kabupaten Temanggung mempunyai makna simbolis yang tertuang pada desainnya.
Diharapkan untuk Kabupaten Temanggung akan menjadi seperti apa yang tersirat pada setiap makna yang terkandung pada lambang daerah tersebut.
Adapun arti dari masing-masing lambang dapat dilihat pada profil dibawah

Bentuk Perisai : Ketangguhan dalam menanggulangi segala kesulitan.

Segi Lima Didalamnya : Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia.

Segi Lima : Keagungan Tuhan yang mengandung arti bahwa rakyat Kabupaten Temanggung bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa.

Dua Gunung : Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

Nyala Api / Lidah Api : Semangat perjuangan Rakyat dalam mencapai cita-citanya-sedangkan jumlah delapan buah lidah api yang melukiskan pada masing-masing sisi sebagai peringatan bahwa terciptanya lambang in pada waktu DPRD-GR berusia satu windu (8 tahun).

Buah Padi berjumlah 17 butir, Rantai bermata 8 buag, Kapas berbunga 4 kuntum,

dan berdaun 5 helai : Mengingatkan saat Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Rantai : Jiwa dan kepribadian Rakyat Daerah Kabupaten Temanggung yang penuh solidaritas dan keputusan yang tidak terpatahkan

Padi, Kapas : Kemakmuran.

Panili, Kopi, Tembakau : Merupakan tanaman khas Daerah Kabupaten Temanggung melambangkan Kesejahteraan Daerah.

Sebuah Bambu Runcing : Perjuangan Rakyat Daerah Kabupaten Temanggung pada Waktu revolusi physik, khususnya terkenal bamboo runcing parakan

Warna Hijau : Kemakmuran.\

Warna Putih : Kesucian.

Warna Merah : Keberanian.

Warna kuning : Keagungan, Keluhuran dan Kejayaan.

Warna Kuning Emas : Kemuliaan.

Warna Biru : Ketenangan.

Dengan meninggalnya Raden Tumenggung Danuningrat Bupati Magelang, maka untuk mengatasi kevakuman pemerintahan, Pemerintah Hindia Belanda dengan cepat berusaha mencari penggantinya. Mendiang Bupati Magelang meninggalkan seorang putra yang bernama Raden Mas Aryo Danukusumo. Ia telah berdinas pada Pemerintah Hindia Belanda sebagai Wakil Kolektur Penghasilan Negeri dan telah menikah dengan putri Bupati Pekalongan. Raden Mas Aryo Danukusumo mempunyai dua orang anak. Ia dikenal sebagai pribumi yang sangat berbudi bahasa dan betapapun masih muda usianya, namun telah banyak mengambil alih kecakapan-kecakapan dari orang tuanya. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan antara lain kecakapan yang dimilikinya, akhirnya Raden Mas Aryo Danukusumo ditunjuk menjadi Bupati sementara daerah Magelang.

Sedangkan untuk daerah Kabupaten Menoreh, Pemerintah Hindia Belanda menunjuk Raden Ngabei Joyo Negoro sebagai Bupati sementara Menoreh. Pada tahun 1827 Raden Mas Aryo telah resmi menjadi Bupati tetap di daerah Magelang sedangkan Raden Ngabei Joyo Negoro telah menjadi Bupati di daerah Menoreh. Meskipun demikian pejabat I masih berkedudukan di Magelang. Setelah pemberontakan Pangeran Diponegoro berakhir, Raden Ngabei Joyo Negoro tidak mau lagi berkedudukan di Parakan. Sebagai kedudukan yang baru, Bupati Menoreh telah memilih Temanggung.

Sementara itu distrik Menoreh sebenarnya sudah tidak merupakan Kabupaten Menoreh lagi, oleh karena itu telah lama digabungkan dengan wilayah Kabupaten Magelang. Dengan demikian nama Kabupaten Menoreh sebenarnya sudah tidak tepat lagi dengan memperhatikan bahwa ibukota Kabupaten Menoreh berada di Temanggung, tempat Bupati bertempat tinggal. Dalam suratnya tanggal 13 September 1834 Residen Kedu CC. Kartnan mengusulkan untuk mengganti nama Kabupaten Menoreh menjadi Kabupaten Temanggung. Pemerintah Hindia Belanda sendiri dengan sebuah resolusi yang dikeluarkan di Batavia ( Jakarta ) pada tanggal 10 Nopember 1834 akhirnya juga memberikan persetujuan yang sama : “Menetapkan bahwa Kabupaten Menoreh ( Karisidenan Kedu ) semenjak sekarang akan memakai nama dari nama ibukotanya sendiri yakni Temanggung, bahwa asisten residen Probolinggo dengan pegawai yang diperbantukan kepadanya akan dipindahkan kesana dan pada waktu yang tepat semenjak sekarang akan memakai nama asisten residen Temanggung.” Berdasarkan sumber sejarah yang autentik tersebut dapat ditentukan “Titi Mangsa” hari jadi Kabupaten Temanggung, yakni jatuh pada tanggal 10 Nopember 1834 bertepatan pada hari Senin Wage tanggal 9 Rejeb tahun Jumakir 1762.

INFO depdagri

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.