Rapelan PNS Temanggung
Disebutkan sesuai dengan surat Bupati yang ditandatangani Bendahara Umum Daerah Nomor 900/03544 tanggal 13 Desember 2008 tentang pembayaran rapel gaji.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pembayaran rapel gaji mulai tahun 2009 akan dibayarkan dalam tiga kali setiap tahunnya yaitu pada bulan Pebruari, Juni dan Oktober.
Pembayaran pada bulan Pebruari untuk rapel bulan Oktober sampai dengan bulan Desember tahun sebelumnya. Pembayaran bulan Juni untuk rapel bulan januari sampai dengan bulan Mei tahun berjalan. Dan pembayaran bulan Oktober untuk rapel bulan Juni sampai dengan bulan September tahun berjalan.
Rapel gaji dalam surat tersebut meliputi kenaikan gaji pokok, kenaikan pangkat, kenaikan jabatan, kenaikan gaji berkala, uang duka, dan lain-lain. Surat tersebut sudah diedarkan ke semua SKPD se Kabupaten Temanggung pada awal tahun 2009 yang lalu.
info temanggungkab.go.id
Agrowisata Soropadan
agrowisata Soropadan, Temanggung, Jawa tengah Jalan Raya Magelang-Semarang KM13 Pringsurat, Kabupaten Temanggung.
Tulisan ini bisa di lihat di Temanggung City
KONVERSI MINYAK KE GAS
Pada awal peluncuran program konvesi minyak tanah ke LPG oleh pemerintah banyakwaga masyarkat yang menolak dengan berbagai alasan. Namun setelah dilakukan sosialisasi secara intensif akhirnya dapat diterima, karena sesungguhnya memakai gas LPG lebih, hemat, aman dan bersih.
Hal itu ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Purnomo Yusgiantoro ketika memberikan sambutan pada acara Pencanangan Percepatan Program Konversi minyak Tanah ke Gas LPG di Kabupaten Temanggung Jum’at kemarin (6/3). Pencanangan berlangsung di Pendopo Pengayoman komplek rumah dinas bupati, ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket perdana kompor dan gas elpiji kepada perwakilan warga penerima disaksikan pejabat terkait.
“Pada saat awal program konversi minyah tanah ke gas LPG diluncurkan tahun 2007, mendapat penolakan keras dari warga masyarakat dengan alasan tidak efektif dan efisien serta tidak aman karena bisa meledak. Akan tetapi setelah melalui sosialisasi secara berkesinambungan akhirnya masyarakat bisa menerima , bahkan sekarang permintaan akan gas LPG terus bertambah” tandas menteri
Menurutnya, kebijakan pemerintah tentang program konversi minyak tanah ke gas LPG ( dibaca elpiji ) dimaksudkan untuk mengurangi beban subsidi minyak tanah sehingga tidak memberatkan APBN. Memakai gas LPG lanjut dia pada dasarnya lebih hemat, aman dan bersih , karena panasnya lebih cepat dan tidak berjelaga sehingga peralatan memasak tidak kotor.
Diutarakan, dengan adanya program tersebut direncanakan pada akhirnya nanti dapat menghemat anggaran sebesar Rp.20 triliun dalam satu tahun anggaran. Penghematan anggaran sangat besar artinya karena bisa dimanfaatkan untuk biaya kegiatan lain guna menunjang kesejahteraan masyarakat .
“ Pencanangan konversi minyak tanah ke gas LPG akan terus dilakukan hingga menyeluruh kepenjuru Nusantara. Hal yang paling penting setelah pencanangan mesti ditindak lanjuti dengan sosialisasi kepada masyarakat agar paham sehinga tidak ragu untuk memakai gas LPG guna keperluan memasak sehari-hari” pintanya.
Sementaraitu deputi direktur pemasaran Pertamina Hanung Budya menjelaskan, tujuan konversi minyak tanah ke LPG untuk mengurangi beban subsidi pemerintah terhadap minyak tanah karena mensubsidi LPG jauh lebih hemat dan lebih tepat sasaran. Target Nasional program konversi lanjut dia yakni melakukan pembagian paket perdana konversi untuk 43 juta Kepala Keluarga dan menarik minyak tanah 8 juta Kilo Liter pertahun. Disamping itu menyalurkan LPG 3 kg sebagai pengganti minyak tanah sebanyak 3,5 juta Kilo Liter pertahun
“ Melalui program konversi ini dapat menghemat subsidi Rp.20 triliun yang diperoleh dari selisih subsidi minyak tanah ke LPG sebesar Rp.2.300 per liter. Di Jawa Tengah jumlah warga penerima bantuan paket perdana konversi mencapai 8,3 juta yang sampai saat ini sudah tercapai 3,3 juta tersebar di 18 kota /kabupaten” ujarnya.
Dia menambahkan, pada tahun 2009 ini target distribusi paket perdana di Jawa tengah sebanyak 5,7 juta paket untuk 22 Kota dan Kabupaten yang belum terkonversi sebelumnya. Dengan demikian pada aakhir tahun 2009 seluruh wilayah Jawa tengah sudah terkonversi. Khusus untuk Kabupaten Temanggung implementasi konnversi minyak tanah ke LPG 3 kg, distribusi paket pedana ditargetkan sebanyak 190.000 paket yang secara efektif akan dilaksanakan Mei mendatang
Info www.temanggungkab.go.id
Tulisan ini bisa di lihat di disini
Pemandian Pikatan Temanggung

Kolam Renang Pikatan sekarang lebih komplit untuk bermain anak dan water boom baru.
Pembangunan kawasan pikatan masih dalam lokasi pemandian dari mata air pikatan.
HTM : Rp.1.500
Lokasi : Desa Pikatan, Temanggung
Tulisan ini bisa di lihat di disini
mensosialisasikan Pemilu 2009
Sebanyak 26 Organisasi Masyarakat Sipil/Civil Society Organizations (CSO’s) akan menjadi agen sosialisasi KPU dalam mensosialisasikan Pemilu kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Ke-26 organisasi ini akan memfokuskan sosialisasi Pemilu dan Pendidikan Pemilih kepada pemilih pemula, perempuan, masyarakat marjinal dan pemilih dengan kebutuhan khusus (penyandang cacat, pemilih di daerah terpencil, dan kelompok lain yang terpinggirkan).
Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari mengatakan, KPU saat ini sudah dan sedang giat-giatnya melakukan sosialisasi secara berjenjang mulai dari provinsi, kabupaten/kota hingga ke desa-desa.
“Kegiatan ini diharapkan lebih memaksimalkan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang selama ini dianggap belum maksimal,” ujar Hafiz pada acara pengumuman 26 CSO’s yang akan menjadi pelaksana sosialisasi Pemilu dan Pendidikan Pemilih kepada masyarakat, di Hotel Borobudur, Jakarta (26/02).
Point-point penting yang harus disosialisasikan menurut Hafiz adalah tata cara penandaan surat suara, kapan hari dan tanggal pemilihan, dan Pendidikan Pemilih mengenai pentingnya Pemilu sebagai sarana efektif untuk kemajuan bangsa.
Mengenai penandaan, sosialisasi tetap satu kali (pada nama calon), namun apabila ditemukan penandaan lebih dari satu kali (menandai calon dan partai politiknya) dianggap sah. “Sosialisasinya tetap satu kali (pada nama calon),” jelas Hafiz.
Mengenai tata cara penandaan, sosialisasinya adalah mencentang, mencontreng (√ ) atau sebutan lainnya. Namun, jika ditemukan bentuk pemberian tanda lain pada surat suara, seperti tercoblos, tanda silang (x), tanda garis datar (-), atau karena keadaan tertentu, sehingga tanda centang (√ ) atau sebutan lainnya menjadi tidak sempurna yaitu dalam bentuk (/) atau (\), suara tetap dianggap sah.
Pendidikan Pemilih bertujuan agar masyarakat tidak hanya memahami teknis Pemilu, tetapi juga hal substantif dari Pemilu. “Satu suara nilainya sangat besar. Orang yang datang ke TPS punya jasa yang sangat besar untuk mengubah bangsa ini,” ujar Hafiz.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama KPU dengan United Nations Development Programme (UNDP). Ke-26 CSO’s ini berasal dari berbagai jenis organisasi dan dari berbagai daerah di Indonesia. Lewat program ini sosialisasi Pemilu dan pendidikan Pemilih ke seluruh masyarakat Indonesia akan lebih intensif. “Bulan Maret ini gerakan sosialisasi pemilu dan Pendidikan Pemilih akan lebih gencar dan intensif dilakukan,” ujar Hafiz
info www.kpu.go.id










email biantoro1978@gmail.com



