Panwaslu Temanggung menertibkan atribut Partai
Memasuki masa tenang hari pertama tanggal 6 April 2009, Panitia Pengawas Pemilu
(Panwaslu) Kabupaten Temanggung dengan didukung Dinas/Instansi terkait langsung action menertibkan atribut Partai Politik yang dipasang di setiap sudut kota maupun kecamatan.
Dengan melibatkan Dinas/Instansi terkait seperti Satpol PP, DPU, Kesbangpol linmas dan KPU, penertiban dibagi dalam 2 tim dengan susunan masing-masing tim adalah : Tim 1 yang terdiri dari Panwaslu, KPU Satpol PP dan Kesbangpol linmas dengan route dari Kecamatan Pringsurat, Pare, Kota Temanggung dan Kecamatan Bulu; sedangkan Tim 2 yang terdiri dari Panwas, Satpol PP, Kesbangpol linmas serta didukung oleh tenaga harian lepas yang dibiayai oleh Panwaslu menertibkan atribut Parpol di route Kecamatan Kedu, Parakan, Kecamatan Ngadirejo dengan menyisir pinggiran Kota Temanggung dari arah barat.
Pengamatan KPU Kabupaten Temanggung sudah banyak Parpol yang berinisiatif menertibkan atributnya masing-masing sejak Minggu malam sekitar jam 20.00 Wib, karena dipihak KPU sendiri sejak jam 19.30 Wib sudah mencabuti bendera Parpol yang dipasang oleh KPU di 8 titik, yaitu di Kecamatan Kranggan 1 titik, Kota Temanggung 4 titik, Kecamatan Kedu 1 titik, Kecamatan Parakan 1 titik dan Kecamatan Ngadirejo 1 titik.
Keseluruhan atribut yang ditertibkan oleh tim gabungan yang dikoordinir Panwaslu disimpan di Kantor Panwaslu yang beralamat di BLK Maron Jalan Gajah Mada Nomor 76 Temanggung dan bagi Parpol yang masih akan membutuhkan dapat mengambilnya di Kantor Panwaslu.
Info kpu Temanggung
Tulisan ini bisa di lihat di disini
KONVERSI MINYAK KE GAS
Pada awal peluncuran program konvesi minyak tanah ke LPG oleh pemerintah banyakwaga masyarkat yang menolak dengan berbagai alasan. Namun setelah dilakukan sosialisasi secara intensif akhirnya dapat diterima, karena sesungguhnya memakai gas LPG lebih, hemat, aman dan bersih.
Hal itu ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Purnomo Yusgiantoro ketika memberikan sambutan pada acara Pencanangan Percepatan Program Konversi minyak Tanah ke Gas LPG di Kabupaten Temanggung Jum’at kemarin (6/3). Pencanangan berlangsung di Pendopo Pengayoman komplek rumah dinas bupati, ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket perdana kompor dan gas elpiji kepada perwakilan warga penerima disaksikan pejabat terkait.
“Pada saat awal program konversi minyah tanah ke gas LPG diluncurkan tahun 2007, mendapat penolakan keras dari warga masyarakat dengan alasan tidak efektif dan efisien serta tidak aman karena bisa meledak. Akan tetapi setelah melalui sosialisasi secara berkesinambungan akhirnya masyarakat bisa menerima , bahkan sekarang permintaan akan gas LPG terus bertambah” tandas menteri
Menurutnya, kebijakan pemerintah tentang program konversi minyak tanah ke gas LPG ( dibaca elpiji ) dimaksudkan untuk mengurangi beban subsidi minyak tanah sehingga tidak memberatkan APBN. Memakai gas LPG lanjut dia pada dasarnya lebih hemat, aman dan bersih , karena panasnya lebih cepat dan tidak berjelaga sehingga peralatan memasak tidak kotor.
Diutarakan, dengan adanya program tersebut direncanakan pada akhirnya nanti dapat menghemat anggaran sebesar Rp.20 triliun dalam satu tahun anggaran. Penghematan anggaran sangat besar artinya karena bisa dimanfaatkan untuk biaya kegiatan lain guna menunjang kesejahteraan masyarakat .
“ Pencanangan konversi minyak tanah ke gas LPG akan terus dilakukan hingga menyeluruh kepenjuru Nusantara. Hal yang paling penting setelah pencanangan mesti ditindak lanjuti dengan sosialisasi kepada masyarakat agar paham sehinga tidak ragu untuk memakai gas LPG guna keperluan memasak sehari-hari” pintanya.
Sementaraitu deputi direktur pemasaran Pertamina Hanung Budya menjelaskan, tujuan konversi minyak tanah ke LPG untuk mengurangi beban subsidi pemerintah terhadap minyak tanah karena mensubsidi LPG jauh lebih hemat dan lebih tepat sasaran. Target Nasional program konversi lanjut dia yakni melakukan pembagian paket perdana konversi untuk 43 juta Kepala Keluarga dan menarik minyak tanah 8 juta Kilo Liter pertahun. Disamping itu menyalurkan LPG 3 kg sebagai pengganti minyak tanah sebanyak 3,5 juta Kilo Liter pertahun
“ Melalui program konversi ini dapat menghemat subsidi Rp.20 triliun yang diperoleh dari selisih subsidi minyak tanah ke LPG sebesar Rp.2.300 per liter. Di Jawa Tengah jumlah warga penerima bantuan paket perdana konversi mencapai 8,3 juta yang sampai saat ini sudah tercapai 3,3 juta tersebar di 18 kota /kabupaten” ujarnya.
Dia menambahkan, pada tahun 2009 ini target distribusi paket perdana di Jawa tengah sebanyak 5,7 juta paket untuk 22 Kota dan Kabupaten yang belum terkonversi sebelumnya. Dengan demikian pada aakhir tahun 2009 seluruh wilayah Jawa tengah sudah terkonversi. Khusus untuk Kabupaten Temanggung implementasi konnversi minyak tanah ke LPG 3 kg, distribusi paket pedana ditargetkan sebanyak 190.000 paket yang secara efektif akan dilaksanakan Mei mendatang
Info www.temanggungkab.go.id
Tulisan ini bisa di lihat di disini
Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA

lahir di Temanggung pada 8 Oktober 1952
Ia adalah anak guru agama yang juga berprofesi sebagai petani tembakau dan padi di Temanggung. Bambang adalah anak kelima dari 11 bersaudara. Masa kecil bersama keluarga sampai beranjak remaja ia jalani di desa sekitar Temanggung.
Ia menempuh pendidikan dasar di kotanya, Temanggung. Setelah lulus SD kemudian masuk ke SMP Negeri 2 Temanggung dan melanjut ke SMA Negeri 1 Temanggung. Setiap pagi menuju sekolah ia mengayuh sepeda dari desa ke Temanggung.
Hingga Pada tahun 1972, saat ia berumur 18 tahun, akhirnya Bambang muda merantau ke kota Yogya mencari ilmu yang lebih tinggi. Ia diterima di jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada. Orangtuanya habis-habisan mendukungnya dalam dana, padahal di keluarganya masih ada 6 adiknya, Tetapi dengan cita-cita yang tinggi semua itu ia jalani dengan semangat yang kuat. Syukurlah semua kesepuluh saudaranya dapat bersekolah semua hingga perguruan tinggi. Bambang berhasil menuntaskan kuliah S1 sebagai sarjana ekonomi dari UGM tahun 1977.
Ayahnya seorang guru yang memiliki idealisme yang tinggi luar biasa. Untuk ukuran pada waktu itu, ayahnya dikenal sebagai orang yang visioner, sebab tidak mungkin untuk seorang guru yang hanya memiliki beberapa hektar tanah berani menyekolahkan anaknya ke Yogya dan Semarang.
Ayahnya seorang yang mau melihat anaknya maju. Ketika ia dan saudara-saudaranya bersekolah, bisa dikatakan hampir seluruh penghasilan yang ada dalam keluarga, seluruhnya diberikan kepada anak-anaknya dan semua digunakan untuk menyiapkan mereka untuk hidup kemudian hari, terutama dalam mencapai ilmu pengetahuan. “Jadi begitu amat besar hutang kami kepada orangtua.” kenangnya.
Selesai dari bangku kuliah, ia mendapt tawaran untuk menjadi dosen di UGM. Sejak tahun 1978, Bambang pun mulai mengajar di almamaternya. Padahal waktu itu, sesungguhnya ia ingin sekali bekerja di Bank Indonesia dan bisa saja ia bekerja di BI, Depkeu, atau di bank-bank dan di bisnis besar. Karena tidak sulit bagi seorang sarjana akuntansi dalam memperoleh pekerjaan di Bank Indonesia, yang kesarjanaannya masih sangat langka. Hingga ada yang namanya tunjangan kelangkaan khusus untuk lulusan akuntansi.
Tetapi ia memilih menjadi dosen di UGM. Ayahnya sangat menginginkan ia menjadi dosen di UGM. Ia memilih jalan hidup ini oleh karena sikap hormat kepada ayah dan ibunya dan sebagai rasa ucapan terimakasih kepada orang tuanya yang telah membimbing dan dengan habis-habisan memberikan yang terbaik untuknya. Karena bagi ayahnya berprofesi sebagai dosen atau guru memiliki makna yang tinggi.
Bambang Sudibyo seorang Ph.D dalam administrasi bisnis dari University of Kentucky pada tahun 1985.
Bambang Sudibyo , seorang profesor, seorang menteri keuangan selama Pemerintahan Abdurrahman Wahid . kepercayaan dari Partai Mandat Nasional (PAN) pimpinan Amien Rais, Bambang adalah mantan ketua Asosiasi ekonom di Indonesia (ISEI) dan bendahara PAN. Sekarang Menjabat sebagai Menteri Pendidikan.
info www.tokohindonesia.com
Cerutu “Lotus Cigars”

Temanggung mempunyai pabrik cerutu sejak Tahun 1910 dibuat oleh Mr. Ho Gin An di Temanggung Jawa Tengah Indonesia, dengan merek Lotus Cigars Produk ini sudah di exsport di berbagai negara.
Pembuatan cerutu ini dari lembaran daun tembakau pilihan yang di gulung dengan Peralatan tradisional.
keharuman khas tembakau temanggung bisa anda rasakan dalam rasa cerutu ini.
(http://lotuscigars.com/index.html)
Hari Pahlawan
10 Nopember adalah merupakan Hari Pahlawan, Hari di mana kita mengenang kembali perjuangan anak bangsa untuk mendapatkan kemerdekaan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
mereka memberikan bukan hanya tenaga tetapi nyawa sekalipun di persembahkan untuk Indonesia.
Temanggung mempunyai salah satu tokoh penggerak para pejuang pada masa itu adalah KH Subchi dari kampung kauman Parakan. dengan menggunakan bambu runcing melawan penjajahan Jepang sebelum kemerdekaan RI di daerah Kabupaten Temanggung (Jawa Tengah) dan penjajahan Belanda setelah Kemerdekaan (1945 – 1948) di daerah Ambarawa dan wilayah lainnya.





email biantoro1978@gmail.com



