Temanggung city

Perjalanan Kecil di Bumi Pala Temanggung

Temanggung, Jalur Kereta Api yang telah hilang

Tulisan ini untuk mengingatkan sejarah Kabupaten Temanggung Jaman dulu bahwa kota temanggung dan parakan mempunyai Stasiun Kereta api yang bisa kita banggakan dan itu semua bukan dongeng pastinya.

SEJARAH KERETA API PARAKAN, TEMANGGUNG

Parakan adalah kota yang tidak bisa di lupakan karena kabupaten temanggung berawal dari kota parakan.

Awalnya pada, 21 Mei 1873 dibangunlah Stasiun Kereta Api Ambarawa dikenal dengan sebutan Stasiun Willem I

Jalur Ambarawa – Kedungjati – Semarang
Jalur Ambarawa – Secang – Magelang, serta Ambarawa – Parakan – Temanggung dan
Jalur Yogyakarta-Magelang-Temanggung-Parakan yang dikerjakan oleh NIS (Nederland Indische Spoorweg) pada 1905, Pada Akhirnya di tutup tahun 1976.

Sebenarnya pembuatan jalur kereta api ini adalah bentuk Eksploitasi Kolonial Abad XIX dimana Belanda ingin memudahkan pengiriman hasil bumi dan salah satunya adalah membuat line kereta api, dan juga pembuatan jalan-jalan yang menghubungkan daerah-daerah penghasil hasil bumi seperti Muntung, Kaloran, dan Parakan diperbaiki pada 1870. Pada tahun ini jalan-jalan yang sebelumnya hanya bisa dilewati kuda, kemudian, diperlebar dan diperkeras dengan batu dan kerikil selebar 2 meter. Sedangkan jalan Pos–jalan patroli militer Belanda–seperti di Pingit yang menghubungkan Ambarawa dan Magelang diperlebar menjadi 6 meter.

Di era kemerdekaan Stasiun Parakan dan Stasiun Temanggung merupakan jalur transportasi utama masyarakat Temanggung, dalam cacatan Mohamad Roem menggunakan Kereta Api dari Stasiun Parakan Menuju Pekalongan, dan Kereta api juga menjadi Cerita Perjuangan Pemuda Bambu Runcing Parakan.

Saat ini jalur Kereta api Parakan Temangung Sudah mati dan masih tersisa adalah jalur rel dan bangunan Stasiun dan jembatan (gambar Jembatan Kerta api).

Locomotief
Locomotief op een spoorbrug over de Kali Progo bij Temanggoeng in de lijn van Setjang naar Parakan ( kereta api ini berada di atas kali progo Temanggung pada tahun 1910)

Locomotief 2
Jalur kereta api di atas kali progo Temanggung pada tahun sekarang (tempat yang sama, sakarang rusak dan berkarat)

SEJARAH KERETA API

Sejarah perjuangan Bangsa Indonesia mencatat pengambilalihan kekuasaan perkereta-apian dari pihak Jepang oleh Angkatan Moeda Kereta Api (AMKA) pada peristiwa bersejarah tanggal 28 September 1945. Pengelolaan kereta api di Indonesia telah ditangani oleh institusi yang dalam sejarahnya telah mengalami beberapa kali perubahan. Institusi pengelolaan dimulai dengan nasionalisasi seluruh perkereta-apian oleh Djawatan Kereta Api Indonesia (DKARI), yang kemudian namanya dipersingkat dengan Djawatan Kereta Api (DKA), hingga tahun 1950. Institusi tersebut berubah menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada tahun 1963 dengan PP. No. 22 tahun 1963, kemudian dengan PP. No. 61 tahun 1971 berubah menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). Perubahan kembali terjadi pada tahun 1990 dengan PP. No. 57 tahun 1990 status perusahaan jawatan diubah menjadi perusahaan umum sehingga PJKA berubah menjadi Perusahaan Umum Kerata Api (Perumka). Perubahan besar terjadi pada tahun 1998, yaitu perubahan status dari Perusahaan Umum Kereta Api menjadi PT Kereta Api (persero), berdasarkan PP. No. 19 tahun 1998.

Semoga Dongeng ini tetap menjadi sejarah Kabupaten Temanggung untuk masa depan.

Dari Berbagai sumber

July 15, 2009 - Posted by temanggungcity | Sejarah | , , , , , , | 1 Comment

1 Comment »

  1. salam kenal mas Agung,

    minggu lalu saya mampir di Kledung pass sekitar jam 10 pagi..

    WUIHH hawane sejuk poll….mampir di gayatri RM. kalo nggak ngejaR ke majenang, sebetulnya masih betah nongkrong disitu

    Comment by bayu | August 23, 2009


Leave a comment